Welcome to My Blog!

Saturday, 20 September 2014

Masih Ga Pede Dengan Kekurangan di Dirimu?

Kali ini aku ga akan bahas tentang beauty. Jauh banget artikel kali ini yang berhubungan dengan beuaty. Kalo lihat dari judulnya kok aku kayak seorang psikolog ya.hahaha. Hmm, aku aja ga ambil jurusan psikologi ketika kuliah dulu. Aku hanya ingin cerita sedikit tentang diriku waktu jaman sekolah dulu.

Dulu SD aku supel loh. Supel dalam artian mudah bergaul dengan teman baru. Namun ketika masuk SMP, aku bener-bener minder. Entah kenapa saat menduduki bangku SMP, aku mulai memperhatikan diriku. Dulu waktu jaman SMP aku bener-bener benciii banget dengan suaraku. Suara cempreng kayak anak kecil membuat aku menjadi anak pendiam dan ga percayadiri dalam pergaulan. Takut banget ketika mengeluarkan suara, teman-temanku menjadi ga suka dengan suaraku. So, aku mengontrol suaraku dengan datar serta volume suara yang ku kecilkan. Sampai jika ngobrol, temenku ga kedengeran dengan beberapa kata yang aku ucap. Sampai temanku bilang aku harus gedein suaraku ini. 
Aku juga ga suka dengan tubuh mungilku. Hey, aku ini sudah besar dan telah menduduki bangku SMP. Aku udah dewasa gitu loh. Kok badanku kecil si?? Tubuh mungil yang ga berbody + Suara imut= kayak anak kecil. Kata orang Palembang itu ih sok kekanankan nian dan kenyekan nian. Nah, itulah yang aku takuti.
Sejak aku menyadari akan kekurangan diriku, aku mulai memilah memilih teman yang mau menerima diriku apa adanya. Memilih teman yang sederajat denganku. Ga Pede lah berteman dengan cewe-cewe cantik dan pintar di sekolah. Aku ini siapa si? Mereka banyak kelebihan dibandingkan aku.

Sejak masuk SMA kelas 10 semester 1, ceritanya ada salah satu koko ini PDKT dengan aku. Aku sih nggak "ngeh" kalau ternyata koko itu suka aku dan aku tolak untuk jadi pacarnya. * Cieeeh*. Alasanku karena dari awal kita adalah koko dan adek angkat dan sejujurnya aku belum berani pacaran akibat minder sama kekuranganku *Apalagi sama cowo, tambah minder lah* . Kita sering banget teleponan dan Koko ini selalu bilang "Suara kamu ngangenin karena kayak suara pinguin" . *Emangnya aku mirip pinguin apa ko??* 
Berkat si koko inilah aku baru sadar, ternyata suara imut-ku ini sangat unik. Makasi ya Ko, udah sadarin secara nggak langsung kalau suaraku adalah kelebihan dan bukan kekuranganku.

Pengen banget ya punya badan montok dan berbody kayak temen-temen yang lain secara kan kita udah dewasa. Aku baru menyadari kekuranganku ini dengan tubuh mungil ga berbody ketika masuk SMA. Ini bener-bener buatku mider dalam hal fisik. Tapi ya..aku selalu tepis keminderanku ini dengan rajin doa dan ke tempat ibadah.
Ternyata badan mungil ini menolongku banget..nget..nget.. Mau pake pakaian sexy orang-orang ga bakal noleh. Kecuali kalo aku harus pake tambahan-tambahan yang lain.hahaha.. Mau ambil nilai lari tercepat aku ga akan malu saat olahraga, Mau rebut beli makanan dikantin dan nyempel-nyumpel diantara para cowo juga aku berani! hahaha Sekarang aku sedikit ngerti soal fashion. Dengan memilih pakaian dengan tepat, aku bisa memanipulasi kekuranganku ini.hohoho.. Luamyanlah sedikit ngerti soal fashion, dibandingkan dulu aku hanya pake kaos setiap hari dan setiap saat.

Pokoknya aku suka banget sama postur badanku ini. Postur badanku ini melindungiku  ketika aku jalan sendiri kemanapun aku suka! Dari naik bus kota, naik angkot sampai jalan kaki ke pasar, aku ga akan takut. Aku baru nyadari keuntungan punya kekurangan fisik ini ketika masuk kuliah.

Ga enak juga si punya body montok. Salahsatunya dengan kisah sahabatku. Sahabatku ini punya body sexy dan montok. Sama pacarnya dilarang pake celana pendek diatas lutut. Pacarnya takut banyak cowo diluar sana yang lirik-lirik sahabatku saat lagi jalan. Cowonya kasih ijin pake hot pants hanya ketika dalam rumah saja. Padahal sahabatku ini dulunya cinta mati banget dengan hotpants. Kalo sekarang dia pake celana jins/ jegging.
Foto bareng sahabatku. Waktu aku kelas 2 SMA sedangkan sahabat kelas 1 SMA. 
Liat baju Giordano Junior yang aku pake.hahaha

Kata orang badan montok bisa senengin suami. Bisa juga iya / tidak. Kalo kupikir, suatu hubungan itu yang dibutuhkan bukan soal fisik. Hubungan yang dibutuhkan adalah bagaimana kamu bisa saling mengerti dan saling memperhatikan antara kamu dan pasanganmu. Bagaimana kamu bisa bekerjasama untuk membangun rumah tanggamu dengan kokoh. 
Aku pernah denger dari mulut kawannya papa. " Bisa saja aku seperti dulu lagi, selingkuh dengan wanita lain kalo istri saja tidak memperhatikanku. Malahan wanita selingkuhan ini lebih memperhatikanku ketimbang sang istri
Sejak suaminya ketahuan selingkuh dan tobat, sang istri sekarang ini lebih peduli dan memperhatikan suaminya. *Masalah ini bisa menyadarkan istrinya untuk lebih peduli dan memperhatikan suami*

Foto waktu kelas 2 SMA dengan teman baikku Dea. Sekelas trus sampai tamat sekolah. Kita berdua sama-sama imut. Bedanya dia punya bentuk body berisi dan lebih dewasa.

Yudi-pacarku aja kecantol sama aku karena kekuranganku ini yaitu suaraku. Ups..maksudku kecantol dengan kelebihanku ini.
Ssst..sama orang terdekat saja aku bertingkah kayak anak kecil yang manja. Maklumlah aku ini adalah anak bungsu. Suka banget memeluk dan dipeluk sama orang tersayang. Paling suka peluk papa dan yudi karena bahu mereka bidang. Suka sama bahu mereka. Aku merasa nyaman dan aman dibalik bahunya itu. *Ga nyambung dih*

Tiap individu pastinya memiliki kekurangan. Kekurangan yang ada pada diri kalian ga akan sama kayak aku.  Entah sakit yang dideritanya, entah soal ekonomi, entah soal fisiknya, entah apapun itu. Yang pasti kalian bisa menjadikannya inspirasi dan menceritakan kepada orang-orang sekelilingmu bagaiamana kamu bisa menyadari kekuranganmu itu sebagai keunikan. 

Okey lah secuplik kisahku tentang kekurangan-kekurangan yang ada di dalam diriku telah selesai aku ceritakan. Semoga yang membacanya bisa menyadari bahwa "Kekurangan itu merupakan kelebihan + anugrah yang diberikan Tuhan."

Apakah kamu pernah merasa mempunyai kekurangan didalam dirimu? Kapan kamu menyadari ternyata itu adalah keunikan yang kamu miliki dan sejak kapan kamu  move-on dari kekurangan itu? Yuk sharing di kolom komentar di postingan ini.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...